OK, dao dia pa kampung tu kontributor ta, marassan meliput rangkaian acara peringatan Kemerdekaan RI dan HUT Tana Toraja. Den Pameran sola buda tu pertandingan dao rantepao. Ta kampai mi na kiringan ki'. Salama, www.torajaland.com
Hallo Torajaland..?? Its a wonderful time that i can vieuw this site of torajaland...i mis toraja..wow...senang sekali bisa liat lagi. apa ini wajah kota rantepao yg sekarang?.. salam
sayang rumah ini jadi indah hanya saat pembuatannya, sebentar lagi jadi hutan, trus di bongkar terpaksa bikin baru lagi, keluarin biaya yg lbh mahal lagi. hanya krn tdk ada yg bertanggung jawab soal pemeliharaan, kali' tdk pernah muncul di benak camat r-pao untuk pemeliharaannya setiap kali dia lewat dgn mobilnya mengelilingi nya.
sayang rumah ini jadi indah hanya saat pembuatannya, sebentar lagi jadi hutan, trus di bongkar terpaksa bikin baru lagi, keluarin biaya yg lbh mahal lagi. hanya krn tdk ada yg bertanggung jawab soal pemeliharaan, kali' tdk pernah muncul di benak camat r-pao untuk pemeliharaannya setiap kali dia lewat dgn mobilnya mengelilingi nya.
Sebenarnya sudah sempat dibarui, waktu persiapan toraya mamali (oktober 2006). Bangunan rumahnya diganti total jadi baru. Kalau foto yang ini diambil sebelum dipugar. Kami sempat foto-foto waktu dipugar, nanti kalau ada waktu kita upload juga. Oh iya, di album rantepao nightlife itu sudah kondisi rumahnya baru Om. Salama'
Kandean Langko' ternyata sudah hampir jadi hutan yach...bagus juga hitung2 meningkatkan penyerapan CO2 yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor yang lewat...
Waktu saya di Rantepao dulu, tempat ini memang sudah ramai, tetapi tidak seramai skarang...Dulu masih kondusif untuk jalan2 sore, sambil belanja kebutuhan sekolah dan keb sehari2... Trus kalau malam ada penjual pisang molen dan sara'ba'...wow..suruganna mo lino dinai ke disorrok ki tu sara'ba' na den kande2 pisang molen...
Den duka sia pale' tu solaku sma 1 lan te multiply... Pasti angkatan 90 an awal komi to? Totemo di 2 tinkatmo tu smansa kalau tidak salah... Tetapi tambah sempit, karena sebagian diambil oleh SMP-1.. Btw minda kepala sekolah-mi topissan?
All in one..mungkin itulah kata yang tpat untuk menggambarkan kondisi di atas... Pantas saya harga b2 di Toraja mahal, karena naik mobil saja tidak beda jauh dengan tourist...hehehe. Dulu-nya mobil L300 itu digunakan untuk tourist dari Makassar ke Toraja... Apakah ini ada hubungannya dengan kondisi pariwisata yg sedang mati suri... Jadi pepatah yg berbunyi "Tidak ada rotan akar pun jadi" bisa berarti "Tidak ada tourist, babi pun jadi" hahahaha